(adsbygoogle = window.adsbygoogle || []).push({ google_ad_client: "ca-pub-7199382280333599", enable_page_level_ads: true }); Blog Kembang

Mengapa Bungga Sakura Disebut Bunga Nasional Di Jepang ?

                                                     Bunga Sakura Di Jepang
Mengapa bunga sakura dianggap sebagai bunga nasional Di Jepang ?
         Salah satu penjelasan mengapa sakura menjadi bunga nasional jepang adalah sifat sakura yg (isagiyoku, patto saite, patto ochiru).
Dlm bhs indonesia, kalimat tsb mgkn bisa diartikan, “berbunga indah dlm waktu singkat, lalu berguguran.”
Sifat ini (katanya) sesuai dengan kejiwaan orang-orang Jepang yang sering memilih mati meninggalkan nama daripada hidup tanpa pesona.
Dari cerita2 samurai kita mungkin mengenal “harakiri”, atau yg lebih sering disebut “seppuku” oleh orang2 jepang. Atau mungkin di antara kita ada yg masih ingat dengan istilah “kamikaze” di perang dunia kedua. “Seppuku” maupun “kamikaze” (katanya) tergambar dalam sifat bunga sakura yang singkat dalam berbunga lalu berguguran.

apakah makanan pada saat pesta Hanami

                                                               Makanan Hanami
Banyak tikar digelar di sepanjang jalan di bawah pohon sakura, sebagai tempat bagi mereka untuk duduk-duduk, makan-makan dan minum-minum bersama.
Sehingga saat-saat HANAMI seperti ini, khusus disediakan tempat sampah berukuran besar dalam jumlah yang cukup banyak untuk menampung sisa-sisa bungkus makanan/bentou para warga yang sedang ber-HANAMI.


Semua orang benar-benar santai pada acara hanami. Tak jarang karena begitu banyak bir dan sake yang diminum, terjadi keributan. Bahkan hal-hal yang dapat menyebabkan kematian, seperti kecelakaan karena menyetir dalam keadaan mabuk. Di beberapa tempat terkadang tampak diletakkan bunga untuk menandai tempat tewasnya seseorang. Kejadian mabuk ini nyaris tidak bisa dihindarkan, terlebih karena anggota kelompok yang masih junior tidak enak hati menolak, apabila sang senior terus menyuruhnya minum bir.
Dalam masyarakat Jepang junior atau dikenal dengan sebutan kohai sangat menghormati senior alias sempai. Bila kohaimenolak untuk terus minum bir, suasana santai yang tercipta bisa rusak dan kohai merasa bertanggung jawab akan kerusakan suasana itu.
Keributan karena mabuk masih ditambah kegaduhan tape karaoke yang disetel sangat keras. Di tengah musik yang gaduh itu anak-anak muda berjingkrak-jingkrak menari. Sementara kelompok usia baya, biasanya cukup menyanyi lagu-lagu tradisional Jepang sambil menari. Kegaduhan itu memuncak di waktu malam sehingga sangat mengganggu lingkungan di sekitar taman tempat orang ber-hanami.

pada saat mempersiapkan pesta Hanami

                                                          lagi mau persiapan pesta
Pada saat hanami, semua orang berkumpul untuk makan-makan dan minum-minum bersama sambil bernyanyi dan menari sepanjang malam di bawah rindangnya pohon sakura. Mereka kebanyakan membawa makanan sendiri dari rumah (bentou), ada juga yang membeli dari penjual makanan di tempat acara hanami berlangsung.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...